Pengaruh Pelatihan Kesehatan Reproduksi Dalam Situasi Bencana Terhadap Perilaku Bidan Di Kota Makassar 2021

  • Ikrawanty Ayu Wulandari Akbid Pelamonia
Keywords: Kesehatan Reproduksi, Perilaku, Situasi Bencana, Pelatihan

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan keadaan dimana kesejahteraan fisik, mental dan sosial secara utuh, yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan, yang berkaitan  dengan sistem reproduksi, serta fungsi  dan prosesnya. Pelayanan kesehatan reproduksi pada saat bencana seringkali tidak tersedia karena tidak dianggap sebagai prioritas, padahal selalu  ada ibu hamil,  ibu bersalin dan bayi baru lahir yang membutuhkan pertolongan dalam situasi krisis bencana. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku peserta sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan kesehatan reproduksi dalam situasi bencana di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental one group pretest-posttest design. Sebanyak 42 orang sampel dengan menggunakan total sampling peserta pelatihan. Subyek diberi kuesioner prestest dilanjutkan dengan pelatihan dan diberi posttest setelah pelatihan selesai. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Uji Normalitas dan Uji Statistik yang alternatifnya Uji Wilcoxon dan uji  McNemar. Hasil uji Normalitas  dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov diperoleh untuk variabel pengetahuan peserta pelatihan  p=0,00 < α =0,05 artinya data tidak berdistribusi normal. Sedangkan uji Statistik uji Wilcoxon) diperoleh data p=0,02 < α =0,05 artinya terdapat perbedaan perilaku yang bermakna setelah peserta mengikuti pelatihan. Kesimpulan pelatihan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi bencana sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan.

 

Published
2021-12-11