Hubungan Umur Ibu Dan Paritas Terhadap Kejadian Asfiksia Neonatorum Di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar

  • Darmiati Syarif
Keywords: Asfiksia, Paritas

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medik Rumah Sakit RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar, angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir pada tahun 2017 mencapai 235 bayi dari jumlah persalinan 4,824 orang, pada tahun 2018 angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir mencapai 413 bayi  dari jumlah persalinan 4,940 orang. Sedangkan periode bulan Januari s.d April tahun 2019, angka kejadian asfiksia bayi baru lahir mencapai 134 bayi dari jumlah persalinan 870 orang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur ibu dan paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar 2019.Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara umur ibu dan paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 870 orang dan jumlah sampel 134 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling.Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (Pearson chi-square)di peroleh untuk variabel umur ibu nilai p= 0,235 > dari α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara umur terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Untuk varibel paritas nilai p= 0,001 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Kesimpulan dari dua variable yaitu umur ibu dan paritas, hanya variable paritas yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadujah 1 Makassar 2019.

Published
2019-12-21