Faktor Yang Berhubungan Terhadap Kejadian Hyperemesis Gravidarum di RS AL Jala Ammari Makassar Tahun 2019

  • Fatmawati Amir Akbid Pelamonia
  • Basmalah Harun
Keywords: Gestasi, Paritas, Hipermesis gravidarum

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medik RS Jala Amari Makassar,  pada tahun 2016 jumlah ibu hamil sebanyak 274 dengan kejadian Hyperemesis gravidarum sebanyak 51, pada tahun 2017  sebanyak 280 dengan kejadian Hyperemesis gravidarum sebanyak 67,  pada tahun 2018  sebanyak 296 dengan kejadian Hyperemesis gravidarum sebanyak 79, dan pada bulan Januari sampai Mei tahun 2019 sebanyak 143 ibu hamil dengan kejadian Hyperemesis gravidarum sebanyak 22 kejadian. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan, gestasi, usia ibu dan paritas ibu terhadap kejadian hyperemesis gravidarum di RS AL Jala Ammari Makassar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study  untuk mengetahui factor berhubungan terhadap kejadian hyperemesis gravidarum  Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil pada bulan Januari sampai Mei 2019 di RS AL Jala Ammari Makassar sebanyak  143 orang,  Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test) diperoleh untuk variabel pekerjaan ibu diperoleh nilai p (0,90) < ɑ (0,05), artinya tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum , variabel gestasi diperoleh nilaip p (0,65) <ɑ (0,05), artinya tidak ada hubungan antara gestasi dengan hyperemesis gravidarum , variabel usia ibu diperoleh nilai p (0,004) <ɑ (0,05), artinya ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum , dan untuk  variabel paritas diperoleh nilai p (0,982) >ɑ (0,05),artinya tidak ada hubungan paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum. Kesimpulan dari variabel pekerjaan, gestasi dan paritas yaitu tidak ada hubungan dengan kejadian hyperemesis gravidarum di RS AL Jala Ammari Makassar dan variabel usia ibu ada hubungan dengan kejadian hyperemesis gravidarum sehingga diharapkan kepada ibu hamil rutin untuk memeriksakan kehamilannya demi mencegah secara dini terjadinya hyperemesis gravidarum serta bagi peneliti berikutnya mmencari variable lain yang diduga menjadi penyebab terjadinya hyperemesis gravidarum.

Published
2019-12-21