Hubungan Antara Anemia Dan Usia Ibu Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di RSUD Labuang Baji Makassar 2019

  • Yoan Putri Susanto
Keywords: BBLR, Anemia

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medik RSUD Labuang Baji Makassar, pada tahun 2017 terdapat 445 bayi yang lahir, pada tahun 2018 terdapat 337 bayi yang lahir dan pada tahun 2019 dari periode Januari sampai dengan Maret terdapat 120 bayi yang lahirl. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia dan usia pada ibu terhadap kejadian BBLR di RSUD Labung Baji Makassar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan anemia dan usia ibu terhadap kejadian BBLR di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2019 dengan jumlah populasi adalah dari keseluruhan bayi yang lahir pada bulan Januari sampai dengan Maret 2019 di RSUD Labunag Baji Makassar sebanyak 120  bayi dengan besar  sampel yang di ambil sebanyak 120 dengan menggunakan tekhnik total sampilng. Responden yang mengalami anemia terdiagnosa sebanyak 28 orang (23,3%) dan yang memiliki usia yang beresiko sebanyak 39 orang (32,5%). Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh variabel anemia dengan  niali p (0,130) > nilai α (0,05). Maka Ho diterima dan Ha di tolak, dan variabel usia  Setelah dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-square diperoleh niali p (0,013) < nilai α (0,05). Kesimpulan dari kedua variabel yaitu paritas dan umur, tidak terdapat hubungan anemia terhadap kejadian BBLR dan terdapat hubungan usia terhadap kejadian BBLR di RSUD Labunag Baji Makassar 2019

Published
2019-12-21